Minggu, 07 Juli 2013

PENGGUNAAN JENIS BAHAN BAKAR MINYAK YANG SESUAI UNTUK KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN FAKTOR TEKNIS DAN FAKTOR EKONOMI


 


         

PENGGUNAAN  JENIS  BAHAN  BAKAR  MINYAK  YANG SESUAI
UNTUK KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN
FAKTOR TEKNIS DAN FAKTOR EKONOMI

(disusun guna memenuhi tugas Matakuliah Dasar-Dasar Instrumentasi
dan Peralatan Pertanian)





RESUME






Oleh :
Rezki Heru Aditya                
NIM. 111510501122
Kelas C








PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2013

PENGGUNAAN  JENIS  BAHAN  BAKAR  MINYAK  YANG SESUAI
UNTUK KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN
FAKTOR TEKNIS DAN FAKTOR EKONOMI

Perbandingan kompresi adalah perbandingan ruang yang tercipta di atas piston ketika berada di titik terendah (TMB) dan tertinggi (TMA) dan berkaitan dengan jenis bahan bakar (kandungan oktan) yang paling efisien untuk digunkan. Untuk membuat mesin bekerja dengan perbandingan kompresi tinggi, syarat utamanya adalah menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi. Namun, tidak semua mesin harus atau lebih baik menggunakan bensin beroktan tinggi. Mesin dengan kompresi rendah, jika diberi bensin oktan tinggi, hanya menyebabkan pemborosan uang. Tenaga mesin juga tidak naik dan tetap saja boros.
Tabel 1. Perbandingan kompresi, kebutuhan nilai oktan dan efisiansi termal yang diperoleh.
Perbandingan
Kompresi
Kebutuhan
Nilai Oktan
Efisiensi Termal %
(Gas ditekan habis)
5 : 1
72
-
6 : 1
81
25
7 : 1
87
28
8 : 1
92
30
9 : 1
96
32
10 : 1
100
33
11 : 1
104
34
12 : 1
108
35
Tabel 2. Perbedaan angka oktan dan rasio kompresi yang sesuai dengan premium, Description: C:\Users\User\Memilih BBM dengan Rasio Kompresi Mesin   Sitemap ku_files\bensin.jpgpertamax ataupun pertamax plus.
           



Tiga jenis bahan bakar berdasarkan nilai oktannya antara lain yaitu :
1.      Premium
Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah dengan harga yang murah apabila dibandingkan dengan jenis pertamax. Premium enggunakan tambahan pewarna dye, mempunyai Nilai Oktan 88 dan menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak. Kelemahan Premium yaitu :
a.        Dari sisi lingkungan, Premium masih memiliki kandungan logam berat timbal yang berbahaya bagi kesehatan.
b.       Dari sisi teknologi, penggunaan Premium dalam mesin berkompresi tinggi, akan menyebabkan mesin mengalami knocking. atau ‘ngelitik’. Sebab, Premium di dalam mesin akan terbakar tidak sesuai dengan gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang, sehingga terjadi inefisiensi.
c.        Dari sisi finansial, knocking yang berkepanjangan pada mesin dengan rasio kompresi tinggi menyebabkan kerusakan piston. Sehingga kendaraan bermotor harus diganti pistonnya.
2.      Pertamax
Pertamax adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik).  Ciri–ciri pertamax:
1.      Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
2.      Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters.
3.      Menpunyai Nilai Oktan 92
4.      Bebas timbal
5.      Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya
6.      Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain

Keunggulan pertamax antara lain yaitu :

a.        Dari  sisi ekonomi mesin lebih awet dan mesin tidak cepat kotor untuk  mesin dengan rasio kompresi lebih tinggi. Namun cenderung lebih mahal untuk mesin dengan standar premium.
b.       Oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi dari Premium.
c.        Dari tekonologi pertamax bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi, sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Sehingga kinerja optimal.
3.      Pertamax plus
Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters. Ciri- ciri pertamax plus :
1.      Telah memenuhi standart WWFC
2.      BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi dan ramah lingkungan
3.      Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.
4.      Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal.
5.      Mempunyai Nilai Oktan 95
6.      Toluene sebagai peningkat oktannya
7.      Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain

Keunggulan pertamax plus antara lain yaitu ;

a.        Dari aspek ekonomi lebih hemat karena mesin lebih awet dan performa lebih optimal untuk mesin dengan rasio kompresi lebih tinggi. Namun cenderung lebih mahal untuk mesin dengan standar premium.
b.       Oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi dari Pertamax.
c.        Karena memiliki oktan tinggi, maka Pertamax Plus bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi.
d.       Bisa membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, ruang bakar yang dapat menurunkan performa mesin kendaraan dan mampu melarutkan air di dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.
Kesimpulan :
1.      Pemilihan jenis bahan bakar yang tidak sesuai akan tidak efisien terhadap segi ekonomi karena berpengaruh pada kewetan mesin dan performa mesin.
2.      Pertmax dan pertamax plus memiliki dam pak yang lebih ramah lingkungan dan tidak mengandung Pb yang bersifat racun. Pembakaran yang semakin sempurna juga dapat mengurangi kadar emisi gas polutan seperti Cox dan NOx.
3.      Penggunaan jenis bahan bakar yang efektif ditentukan oleh rasio kompresi yang terjadi pada siklus kerja mesin (tabel 2).
4.      Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai rasio komprisi pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi.
5.      Pada mesin dengan kebutuhan spesifikasi bahan bakar jenis Pertamax apabila menggunakan jenis Premium maka akan berpengaruh pada menurunnya performa dan umur pakai mesin. Sementara mesin sepeda motor dengan kebutuhan spesifikasi bahan bakar jenis Premium apabila menggunakan jenis Pertamax maka performa belum tentu lebih baik dan cenderung boros dari segi ekonomi.
6.      Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut.
7.      Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih bertenaga. Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.
8.      Untuk menyiasati agar bisa menggunakan premium pada mesin yang memiliki rasio kompresi tinggi, namun mesin tidak mengalami ‘ngelitik’, dapat dilakukan dengan menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin), menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan), merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard) dan menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya).

Referensi :
Danang. 2010. Ratio compression. http:// Danangdk.Blog.Uns.Ac. Id/2010/04/20/ Rasio-Kompresi-Mesin-Apakah-Itu/. Diakses pada tanggal 2 juni 2013.

Heni. 2011. Kendaraan Dan Bahan Bakar. http://www.hennyfaridah .name/ 2011 /09/kendaraan-premium-pertamax-pertamax.html. Diakses pada tanggal 2 juni 2013.

Nunic. 2013. Perbedaan Premium dan Pertamax. http://iniunic. blogspot.com /2013 /03/apa-sih-perbedaan-premium-pertamax-dan.html. Diakses pada tanggal 2 juni 2013.


Saragih. Kawano. 2013. Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Premium, Pertamax, Pertamax Plus Dan Spiritus Terhadap Unjuk Kerja Engine Genset 4 Langkah. Teknik Pomits 2 (1): 85-89.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar